Dalam senyap, sepi, tenang serta gelap malam menghiasi langit-langit jagad raya. Jangkrik-jangkrik. Kunang-kunang. Kelelawar. Menampakan dirinya. Dari kerumuhan siang selama 12 jam sehari, silih berganti 12 jam malam berikutnya. Sekeliling rumah dihiasi tanaman-tanaman, pemilik rumah yang berjiwa asri. Tak menanggalkan kesan keindahan interior bangunan rumahnya. Bentuk arsitektur rumah yang terkesan jadul dengan ubin penuh debu. Menandakan pemilik rumah kesal untuk menyapunya. Bagaimana tidak?. Sehari bisa sampai lima kali menyapu. Bukan salah penghuni rumah tapi memang angin kencang memaksa butir-butir debu untuk singgah di pelataran depan rumah. Rumah tua itu, dihuni oleh sepasang suami-istri beserta satu anak laki-laki. Seperti kebiasaan anak kecil pada umumnya sebelum tidur selalu minta ditemani ayah atau ibunya. Membacakan satu cerita agar ia bisa cepat terlelap. Kadang-kadang belum sampai selesai cerita dibacakan, sang anak sudah tertidur. “Yah, malam ini aku ing...